BLANTERORBITv102

    Puisi Karya Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

    Jumat, 19 November 2021
    Chairil Anwar adalah penyair Angkatan 45 yang terkenal dengan puisinya yang berjudul "Aku". Berkat puisinya itu, ia memiliki julukan 'Si Binatang Jalang'. Chairil banyak menciptakan puisi-puisi yang mayoritas bertemakan individualismeekstensialisme, dan kematian. Karya-karya Chairil dikompilasikan dalam tiga buku, yaitu Kerikil Tajam Yang Terampas dan Yang Putus (1949), Deru Campur Debu (1949), dan Tiga Menguak Takdir yang merupakan kumpulan puisi bersama Asrul Sani dan Rivai Apin (1950), serta sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, Jerman, dan Spanyol.

    Dia lahir di Medan, 26 Juli 1922. Ia adalah putra mantan Bupati Indragiri Riau, dan masih memiliki ikatan keluarga dengan Perdana Menteri pertama Indonesia, Sutan Sjahrir. Ia bersekolah di Hollandsch-Inlandsche School (HIS) yang kemudian dilanjutkan di MULO, tetapi tidak sampai tamat. Walaupun latar belakang pendidikannya terbatas, Chairil menguasai tiga bahasa, yaitu Bahasa Belanda, Jerman dan Inggris.

    Berikut karya puisi Chairil Anwar : 

    AKU
    Kalau sampai waktuku
    Ku mau tak seorang kan merayu
    Tidak juga kau

    Tak peluru menembus kulitku
    Aku tetap meradang menerjang

    Luka dan bisa kubawa berlari 
    Berlari
    Hingga hilang pedih peri

    Dan aku akan lebih tidak peduli
    Aku mau hidup seribu tahun lagi

    DOA
    Tuhanku 
    Dalam termenung
    Aku masih menyebut nama-MU

    Biar susah sungguh
    Mengingat Kau penuh seluruh

    Caya-MU panas suci
    Tinggal kerlib lilin di kelam sunyi
    Tuhanku

    Aku hilang bentuk
    Remuk
    Tuhanku
    Aku mengembara di negeri asing

    Tuhanku
    Di pintu-MU aku mengetuk
    Aku tidak bisa berpaling

    SELAMAT TINGGAL
    Aku berkaca
    Ini muka penuh luka
    Siapa punya?
    Kudengar seru menderu
    Dalam hatiku?
    Apa hanya angin lalu?
    Lagu lain pula
    Menggelepar tengah malam buta
    Ah....!!!
    Segala menebal, segela mengental
    Segala tak kukenal...!!
    Selamat Tinggal...!!

    PENERIMAAN
    Kalau kau mau kuterima ku kembali
    Dengan sepenuh hati

    Aku masih tetap sendiri
    Kutahu kau bukan yang dulu lagi
    Bak kembang sari terbagi

    Jangan tunduk! Tantang aku dengan berani
    Kalau kau mau kuterima ku kembali
    Untukku sendiri tapi
    Sedang dengan cermin aku enggan berbagi

    Masih banyak lagi puisi karya Chairil Anwar, tetapi saya hanya menulis beberapa puisi. Demikian beberapa puisi karya Chairil Anwar semoga dapat bermanfaat bagi semuanya.


    Author

    Luang Belajar

    Website ini membahas tentang berbagai tips & trik, ilmu pengetahuan dan tempat untuk belajar bersama.