PTKIN terdiri UIN (Universitas Islam Negeri), IAIN (Institut Agama Islam Negeri) dan STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri). PTKIN memiliki tiga jalur seleksi masuk untuk jurusan yang berhubungan keagamaan.
Pada kesempatan kali ini Luangbelajar.com akan menjelaskan tentang tiga jalur seleksi masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri untuk jurusan yang berhubungan dengan keagamaan, berikut penjelasannya:
1. SPAN-PTKIN
SPAN-PTKIN kepanjangan dari Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu yang dapat diikuti oleh lulusan MA/SMA/SMK/MAK/ Pesantren Mu'adalah atau sederajat. Diselenggarakan secara serentak oleh panitia pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.
Seleksi ini gratis alias tanpa dipungut biaya apapun, karena sudah ditanggung oleh pemerintah. Sistem seleksi ini menggunakan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi non-akademik, tanpa melakukan ujian tertulis. Untuk syarat dan ketentuan dapat diakses di website SPAN-PTKIN atau media sosialnya.
2. UM-PTKIN
Jalur seleksi setelah SPAN-PTKIN yaitu UM-PTKIN kepanjangan dari Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. UM-PTKIN adalah seleksi PTKIN dengan cara ujian yang diselenggarakan secara serentak nasional dibawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Tipe ujian seleksi ini menggunakan SSE (Sistem Seleksi Elektronik) atau menggunakan komputer. Tes yang diujikan pada seleksi ini yaitu TKD (Tes Kemampuan Dasar) yang meliputi Tes Kemampuan Akademik, Bahasa dan Keislaman dan Tes kemampuan bidang IPA atau IPS. Untuk mendaftar seleksi ini ada biaya pendaftaran. Mengenai informasi lebih detail bisa membuka website UM-PTKIN.
3. Jalur Mandiri
Jalur seleksi terakhir jika kamu belum diterima melalui SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN adalah jalur mandiri. Jalur seleksi ini di selenggarakan oleh kampus masing-masing begitupun dengan biaya dan soal yang di ujikan sesuai dengan kampus, jadi setiap kampus bisa jadi memiliki persyaratan berbeda-beda. Oleh karena itu jika kamu ingin mengikuti jalur seleksi mandiri ini harus update informasi tentang kampus yang dituju.
Nah itu tiga jalur seleksi masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Semoga dapat menambah wawasan dan kamu dapat diterima di perguruan tinggi impian.





0 comments