Bicara masalah rezeki adalah suatu yang sangat rumit. Memang untuk mendapatkannya dapat diusahakan dan diperkirakan, tetapi kepastiannya hanya milik Allah SWT yang mengetahui. Karena masalah rezeki telah ada ketentuan dari Dzat yang paling Agung yaitu Allah SWT.
Ada kisah menarik dan penuh hikmah dari seseorang Ulama yang ingin membuktikan masalah kepastian setiap manusia mendapatkan rezekinya masing-masing. Berikut kisahnya :
Di dalam hatinya timbul satu pertanyaan : "Aku ingin tahu bagaimana Tuhan memberikan rezeki di tempat seperti ini (Gua)?". Kemudia dia bertekad tidak akan keluar dari gua tersebut dan berdiam diri di sudut gua sampai pertanyaannya terjawab.
Ketika dia telah mulai pembuktian itu, di luar keadaannya akan hujan. Maka ada serombongan kafilah. Dan akhirnya mereka masuk ke dalam gua tempat Imam Zahidi berdiam diri. Mereka pun melihat Imam Zahidi sedang ada di dalamnya sendirian.
Mereka mendekat, kemudian mulai bertanya kepada Imam Zahidi. "Hamba Allah", sapa mereka tetapi dia pun pura-pura tidak menjawab. Ada di antara mereka menyatakan : "Kemungkinan dia kedinginan, lalu tidak dapat berbicara". Kemudia mereka segera membuat bakaran api unggun untuk menghangatkan tubuhnya. Lalu salah satu dari mereka mengajak bicara, tetapi Imam Zahidi pun tidak mau berbicara. Salah seorang berkata : "Apa karena sudah lama tidak makan, sehingga dia tidak kuat berbicara". Selanjutnya mereka menyiapkan makan kepadanya, tetapi Imam Zahidi tidak menyentuh sama sekali.
BACA JUGA :
Singkat cerita, pimpinan rombongan berkata : "Apa karena tidak dapatkan makanan dalam waktu lama sehingga mulutnya terkunci dan tidak dapat digerakkan?". Salah satu anggota menjawab : "Gigi mulutnya merapat". Kemudia berdirilah dua orang mengambil pisau untuk membuka mulutnya. Akhirnya Imam Zahidi pun tertawa. Mereka pun terheran-heran, lalu bertanya : "Sudah gilakah anda? Jawab Imam Zahidi : "Tidak, saya tidak gila, saya hanya ingin membuktikan sejauh mana Allah SWT menjamin rezekiku dan hamba-Nya kapan saja dimana saja itu berada dalam keadaan apapun dengan cara apapun". (Raunaqul Majalis).
Dari kisah tersebut dapat kita ambil hikmah yang sangat berharga yakni kita tidak perlu khawatir masalah rezeki, karena Allah SWT sudah menjamin rezeki setiap hamba-Nya dimanapun, kapanpun dan dengan cara apapun. Tugas kita adalah berusaha dan berdoa.





Sangat bermanfaat
BalasHapus